![]()
KUTAI TIMUR – Demi meningkatkan kesejahteraan dengan dukungan lingkungan yang baik, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kutai Timur (Kutim) terus meningkatkan akselerasi pembangunan jalan lingkungan dan drainase yang memadai. Saat ini Disperkin memiliki banyak pekerjaan membangun jalan lingkungan dan drainase tersebut. Tersebar di seluruh kecamatan se-Kutim.
“Sekitar 60 persennya berada di kawasan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Sedangkan sisanya, 40 persen terbebar di seluruh kecamatan,” jelas Kadisperkim Kutim Akhmad Iip Makruf, belum lama ini.
Karena durasi waktu yang singkat, Disperkim berupaya memaksimalkan akseserasi progres pembangunannya agar selesai tepat waktu. Khususnya program yang dianggarkan melalui APBD-Perubahan. Sedangkan yang menggunakan APBD Murni optimis selesai sesuai kontrak. Dia mengaku saat ini pihaknya tengah berpacu dengan waktu. Selain terkendala cuaca, saat ini ketersediaan material juga sangat terbatas seperti batu koral dan lainnya.
Lebih jauh dijelaskan olehnya, berbagai kegiatan tersebut dikerjakan berdasarkan alokasi APBD APBD Murni 2022 Rp 120 miliar dan APBD Perubahan 2022 berkisar Rp 200 miliar. Pekerjaan jalan lingkungan yang dikerjakan, maksimal memiliki lebar hingga 4 meter. Sedangkan panjang menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan ketersediaan anggaran. Di perkotaan targetnya rata-rata jalan dibangun beton, termasuk drainase.
“Kecuali jalan yang baru dibuka, masih berbentuk timbunan,” paparnya.
Dia mengaku respon masyarakat sangat baik terhadap pelaksanaan program tersebut. Mereka merasa senang lantaran jalan lingkungannya ditingkatkan menjadi beton. Tahun depan, program serupa dipastikannya akan kembali dilaksanakan. Bahkan anggaran yang dialokasikan mencapai angka ratusan miliar rupiah. (Adv-Kominfo/Fj)










